Jakarta, 3 Februari 2025 - Gubernur DKI Jakarta terpilih, Pramono Anung, telah mengumumkan rencananya untuk memutihkan ijazah peserta didik yang saat ini ditahan oleh sekolah. Langkah ini akan dilakukan dalam jangka waktu 100 hari kerja pemerintahannya, dan mencakup semua jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga SMA.
Dalam sebuah pernyataan, Pramono mengungkapkan bahwa pemutihan ijazah ini adalah salah satu janji politik yang akan segera direalisasikan. "Kami ingin memastikan bahwa semua peserta didik mendapatkan hak mereka atas ijazah, tanpa ada yang tertahan," kata Pramono.
Selain pemutihan ijazah, Pramono juga berkomitmen untuk menyelesaikan masalah terkait Kartu Jakarta Pintar (KJP). Beliau menegaskan bahwa penyelesaian masalah KJP akan dilakukan di seluruh kecamatan. "Kami akan perbaiki termasuk penyelesaian KJP yang menjadi problem utama di masyarakat. Kami tidak lagi hanya akan fokus di satu tempat, tetapi di seluruh kecamatan yang ada," tambahnya.
KJP adalah program bantuan pendidikan yang ditujukan untuk membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar bisa mendapatkan pendidikan yang layak.
Pramono juga menjelaskan mengenai Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Menurutnya, sistem kontrak untuk KJMU tidak akan dilakukan setiap tahun, melainkan akan berlaku untuk 8 semester. Dengan kata lain, mahasiswa yang mendapatkan KJMU akan bebas biaya hingga mereka selesai wisuda.
"Kami berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat. Dengan adanya KJMU, kami berharap pendidikan tinggi dapat dijangkau lebih mudah oleh semua mahasiswa Jakarta," jelas Pramono.
Janji-janji ini menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi orang tua siswa yang selama ini mengalami kesulitan terkait ijazah dan akses pendidikan. Dengan adanya rencana ini, diharapkan dapat memberikan solusi bagi masalah yang ada di lapangan dan meningkatkan kualitas pendidikan di DKI Jakarta.
Pramono Anung memulai tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta dengan penuh semangat dan harapan agar semua janji yang telah disampaikan dapat segera diwujudkan dalam waktu dekat. Masyarakat Jakarta menunggu langkah-langkah nyata dari pemimpin baru mereka untuk perbaikan pendidikan di ibu kota.
Gubernur DKI Jakarta pemutihan ijazah Pramono Anung KJP KJMU