Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Inovasi Baru: Lip Pouch Berisi THC

Pada bulan Oktober 2011, Cliff Sammet dan teman-temannya mengunjungi stadion sepak bola Stanford untuk menonton pertandingan melawan USC. Saat mencari tempat parkir, mereka memutuskan untuk merokok ganja di dalam mobil Ford Escape mereka. Namun, saat mereka mengisap, mereka tidak bisa mengabaikan tatapan tajam dari orang tua yang melintas bersama anak-anak mereka.

Sammet, yang pada saat itu bekerja di rumah sakit dan harus menjalani tes narkoba, tidak bisa ikut merokok. Sebagai gantinya, dia mengambil sedikit tembakau smokeless Copenhagen dan meletakkan kalengnya di dashboard mobil. Dalam suasana yang dipenuhi nikotin, dia mendapatkan ide brilian. "Saya memasukkan tembakau itu dan berpikir, kenapa tidak mencampurkan ganja dengan tembakau?" katanya.

Teman-temannya yang sudah terpengaruh oleh suasana tersebut langsung setuju dengan idenya. Namun, ide ini baru benar-benar berkembang empat tahun kemudian ketika Sammet bertemu dengan Case Mandel, seorang teman lama dari SMA yang juga seorang pengusaha ganja. Saat itu, Mandel sedang menjalankan laboratorium ekstraksi THC ilegal di Humboldt County, California.

Sammet kemudian mengajukan idenya kepada Mandel untuk menciptakan pouch bibir yang diisi dengan THC, bukan nikotin. Ini adalah saat sebelum produk pouch seperti Zyn, yang diproduksi oleh Philip Morris International, menjadi tren di Amerika Serikat. Sammet yang sudah lama menggunakan tembakau, mengenal pouch snus yang berisi tembakau dan nikotin murni, dan menyadari bahwa pouch lebih baik sebagai sarana untuk menyampaikan THC dibandingkan dengan tembakau.

Dengan pemikiran ini, Sammet dan Mandel mulai mengembangkan produk baru yang menggabungkan dua dunia—nikotin dan ganja—dalam satu pouch yang praktis. Inovasi ini bisa jadi akan mengubah cara orang menikmati THC di masa depan.

Kisah Sammet dan inovasinya ini menjadi contoh bagaimana ide-ide yang muncul dalam situasi santai dapat berkembang menjadi produk yang menarik dan mungkin berpengaruh di pasaran.

library_books Forbes