Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengungkapkan rasa penyesalannya atas insiden jatuhnya pesawat di Kota Philadelphia, Negara Bagian Pennsylvania, pada hari Jumat, 31 Januari.
Insiden ini melibatkan sebuah pesawat jenis Learjet 55 yang dilaporkan jatuh setelah lepas landas dari Bandara Philadelphia Timur Laut. Menurut laporan dari Lembaga Penerbangan Federal Amerika Serikat (FAA), terdapat enam orang di dalam pesawat pada saat kejadian.
Pesawat tersebut jatuh sekitar pukul 06.30 malam waktu setempat, yang berarti pada pukul 06.30 WIB. FAA mengonfirmasi bahwa semua penumpang dan kru berada di dalam pesawat saat insiden tersebut terjadi.
Wali Kota Philadelphia, Cherelle Parker, memberikan informasi tambahan bahwa beberapa rumah dan kendaraan di sekitar lokasi jatuhnya pesawat terdampak. Namun, ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini, dirinya belum menerima laporan mengenai jumlah korban tewas dalam kejadian tersebut.
Insiden jatuhnya pesawat ini menambah daftar kecelakaan udara yang menjadi perhatian publik. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti dari insiden yang mengkhawatirkan ini.
Kecelakaan pesawat dapat terjadi karena berbagai faktor, termasuk cuaca yang buruk, kesalahan manusia, atau masalah teknis pada pesawat itu sendiri. Setiap kecelakaan semacam ini biasanya diinvestigasi secara mendalam untuk memastikan keselamatan penerbangan di masa mendatang.
Seiring dengan perkembangan berita, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari pihak berwenang mengenai perkembangan lebih lanjut dari kecelakaan ini.
Donald Trump pesawat jatuh Philadelphia FAA