Warga RT 3, Dusun Dua, Desa Ngabar, Kecamatan Siman, meminta agar proyek pembangunan tanggul dilanjutkan. Permintaan ini muncul setelah kondisi sempadan sungai yang rusak mengancam beberapa rumah warga. Sebelumnya, warga sempat menolak pembangunan tanggul karena akan "memakan" tanah belakang rumah mereka.
Banjir yang terjadi pada 15 Januari 2025 lalu semakin memperparah situasi di kawasan tersebut. Kepala Desa Ngabar, Sunardi, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan proposal ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Solo untuk membangun tanggul sepanjang 200 meter.
"Dari rapat RT, warga yang dulunya menolak kini sepakat mau dibangun tanggulnya. Ini kami sudah ajukan ke BBWS," ucap Sunardi pada Selasa, 28 Januari 2025.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sugiri Sancoko juga meninjau langsung lokasi bersama anggota DPR RI, Ali Mufti. Bupati menyatakan bahwa pihaknya akan segera berkoordinasi dengan BBWS Solo untuk menindaklanjuti permintaan warga tersebut.
"Dulu sempat menolak, tapi sekarang sudah sepakat untuk dibangun. Nanti akan tindaklanjuti bersama BBWS Solo," terangnya setelah meninjau lokasi pada hari yang sama.
Perubahan sikap warga ini menunjukkan pentingnya tindakan cepat dalam menangani masalah banjir dan menjaga keselamatan lingkungan serta rumah warga. Dengan adanya tanggul baru, diharapkan dapat mencegah terjadinya banjir di masa depan.
warga tanggul pembangunan banjir Dusun Dua Ngabar