Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Dominique Pelicot Diteruskan Penyelidikan Kasus Pemerkosaan

Paris, Prancis – Dominique Pelicot, pria berusia 72 tahun yang dipenjara selama 20 tahun karena telah melakukan pemerkosaan dan pencabulan terhadap mantan istrinya, Gisèle Pelicot, kini tengah diperiksa kembali oleh pihak berwenang. Penyelidikan ini terkait dengan dua serangan tambahan yang terjadi pada tahun 1990-an.

Pelicot sebelumnya dijatuhi hukuman pada bulan Desember lalu setelah terbukti bersalah telah memperkosa dan membius Gisèle, serta memfasilitasi pencabulan yang melibatkan puluhan pria lainnya. Kini, ia sedang diperiksa mengenai kasus pemerkosaan dan pembunuhan Sophie Narme, seorang agen real estate, yang terjadi di Paris pada tahun 1991. Pelicot membantah keterlibatannya dalam kasus tersebut.

Selain itu, Pelicot juga sedang diselidiki terkait pencobaan pemerkosaan yang terjadi pada tahun 1999 terhadap agen real estate lainnya. Ia telah mengakui keterlibatannya setelah DNA-nya ditemukan di lokasi kejadian.

Dalam kedua kasus ini, pelaku menggunakan nama samaran saat melakukan peninjauan properti. Menariknya, di lokasi kejadian terdapat bau kuat eter, yang merupakan anestesi yang pernah digunakan dalam operasi. Penyelidikan ini dipimpin oleh unit kasus dingin di Nanterre dan telah berlangsung sejak Oktober 2022. Pelicot sebelumnya telah diinterogasi pada bulan Oktober 2023.

Kasus Pelicot merupakan salah satu kasus pemerkosaan terbesar dalam sejarah Prancis, di mana 49 pria lainnya juga dijatuhi hukuman. Mantan istrinya, Gisèle Pelicot, mendapat pujian luas atas keberaniannya ketika memberikan kesaksian secara terbuka, yang memicu perdebatan nasional tentang pemerkosaan, persetujuan, dan kekerasan berbasis gender.

library_books Dwnews