Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Laba Tesla Anjlok 23 Persen di 2024

Perusahaan mobil listrik Tesla melaporkan laba sebesar USD8,4 miliar atau sekitar Rp136 triliun pada tahun 2024. Namun, angka ini mengalami penurunan sebesar 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Ini merupakan penurunan laba tahunan yang kedua secara berturut-turut bagi perusahaan yang dipimpin oleh Elon Musk.

Menurut laporan yang dilansir dari Forbes pada Kamis (30/1/2025), laba Tesla terus mengalami penurunan sejak mencatat rekor tertingginya pada tahun 2022. Pada kuartal IV-2024, laba perusahaan ini tercatat sebesar USD2,3 miliar atau sekitar Rp37 triliun, yang mengalami penurunan drastis hingga 71 persen dibandingkan triwulan yang sama tahun sebelumnya.

Sebelumnya, pada kuartal IV-2023, Tesla mendapatkan insentif pajak besar-besaran yang membuat laba mereka meroket. Namun, laba pada kuartal IV-2024 kini lebih kecil dari perkiraan pasar, yang merupakan hal yang jarang terjadi.

Dalam pernyataannya, Tesla menyatakan, "Dengan kemajuan dalam bidang mobil otonom dan pengenalan produk-produk baru, kami mengharapkan bisnis kendaraan kembali tumbuh pada tahun 2025." Perusahaan ini juga mengkonfirmasi rencana untuk meluncurkan model baru yang lebih terjangkau pada tahun 2025.

Selain itu, peluncuran robotaxi baru juga sedang dalam proses dan diharapkan dimulai tahun ini. Dengan harapan ini, Tesla berharap dapat meningkatkan laba dan mempertahankan posisinya sebagai salah satu perusahaan terdepan di industri mobil listrik.

Perkembangan ini menjadi perhatian banyak orang, terutama bagi para penggemar mobil listrik dan investor yang mengamati langkah-langkah yang diambil oleh Tesla ke depannya.

library_books Idx Channel