Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Ribuan Palestina Berunjuk Rasa Saat Peringatan Auschwitz

Ribuan warga Palestina melakukan unjuk rasa di utara Gaza pada hari yang sama ketika para pemimpin dunia berkumpul untuk memperingati pembebasan kamp konsentrasi Auschwitz. Unjuk rasa ini diadakan setelah lebih dari 15 bulan mereka mengalami pengeboman, kelaparan, dan penyakit. Mereka berjalan berjam-jam untuk kembali ke daerah mereka, menunjukkan ketahanan di tengah kesulitan yang luar biasa.

Dua pemimpin yang tidak hadir dalam pertemuan di Polandia sangat mencolok. Yang pertama adalah Presiden Rusia, Vladimir Putin, dari negara yang membebaskan Auschwitz. Yang kedua adalah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang memiliki sejarah panjang dalam memanfaatkan rasa bersalah Eropa atas Holocaust untuk membenarkan kebijakan Israel terhadap Palestina.

Ketidakhadiran Netanyahu disebabkan oleh beberapa alasan. Pertama, ia takut ditangkap berdasarkan surat perintah yang dikeluarkan oleh Mahkamah Pidana Internasional terkait kejahatan perang di Gaza. Kedua, ia juga harus menghadiri sidang di pengadilan Israel karena beberapa tuduhan korupsi.

Sementara itu, televisi utama di Israel tidak menyiarkan program khusus untuk memperingati hari bersejarah ini, berbeda dengan bagaimana BBC melakukannya pada peringatan yang sama. Hal ini menimbulkan kritik dan menunjukkan hipokrisi, terutama mengingat Israel sering menuduh kritik terhadapnya sebagai antisemitisme atau penyangkalan Holocaust.

Peristiwa ini menjadi lebih bermakna karena dua acara internasional besar terjadi pada hari yang sama. Ini adalah kembalinya warga Palestina ke tanah yang telah mereka tinggalkan, dan peringatan pembebasan Auschwitz, yang terjadi bersamaan dan menjadi sorotan pada kebijakan Netanyahu.

Masyarakat internasional pun berpendapat bahwa peristiwa ini menunjukkan ketidakadilan dan perluasan kesadaran akan penderitaan yang dialami oleh rakyat Palestina selama bertahun-tahun. Unjuk rasa ini menjadi simbol perlawanan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik bagi mereka.

library_books Middleeasteye