Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mengumumkan bahwa negaranya bersama Jepang akan menghimpun dana untuk rekonstruksi Jalur Gaza dan Tepi Barat. Inisiatif ini merupakan bagian dari kerjasama antara kedua negara setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina, Hamas.
Dalam pernyataannya, Anwar Ibrahim mengungkapkan bahwa kedua negara berencana untuk mendirikan dana khusus di bawah inisiatif Asia Timur. Ini menunjukkan komitmen Malaysia dan Jepang untuk membantu pemulihan daerah yang terdampak konflik.
"Kami sedang membahas langkah-langkah untuk membantu rekonstruksi setelah situasi yang sulit di Gaza dan Tepi Barat," ujar Anwar, menekankan pentingnya kerjasama internasional dalam menghadapi masalah kemanusiaan.
Inisiatif ini muncul setelah Malaysia dan Jepang terlibat dalam diskusi mengenai masalah ini. Pada 16 Januari, Anwar juga menyampaikan bahwa ia telah berdiskusi dengan Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, mengenai upaya rekonstruksi yang diperlukan.
Kerjasama ini diharapkan dapat memberikan bantuan dan dukungan bagi warga yang terdampak konflik, serta mendorong stabilitas di kawasan tersebut. Dengan adanya dana ini, diharapkan proses rekonstruksi dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien, sehingga kehidupan masyarakat di Jalur Gaza dan Tepi Barat dapat kembali normal.
Malaysia Jepang Gaza Tepi Barat dana rekonstruksi