Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Penyebab Long Covid Masih Misterius, Ini yang Perlu Diketahui

Long Covid masih menjadi perbincangan hangat di kalangan ilmuwan dan masyarakat. Meskipun banyak yang mengetahui tentang COVID-19, penyebab dan bagaimana Long Covid terjadi masih belum sepenuhnya dipahami. Menurut Bernhard Schieffer, Direktur Klinik Kardiologi di Uniklinikum Marburg, dalam sebuah wawancara, secara teoritis, siapa saja bisa terkena Long Covid.

Namun, risiko seseorang mengalami Long Covid dapat berkurang jika mereka memiliki imun tubuh yang baik, terutama melalui vaksinasi. Mengambil langkah-langkah pencegahan selama musim flu juga dapat melindungi seseorang dari infeksi COVID-19 dan, pada gilirannya, mengurangi kemungkinan terkena Long Covid.

Long Covid adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan masalah kesehatan yang bertahan lebih dari empat minggu setelah seseorang terinfeksi virus corona. Menurut inisiatif BMG tentang Long Covid, orang dewasa yang lebih muda tampaknya lebih sering mengalami kondisi ini dibandingkan dengan orang tua serta anak-anak dan remaja. Selain itu, wanita juga lebih rentan dibandingkan pria.

Menurut Lars Kaderali, Direktur Institut Bioinformatik di Universitätsmedizin Greifswald, sekitar 10 hingga 30 persen dari mereka yang terinfeksi COVID-19 dapat mengalami gejala jangka panjang. Gejala yang paling umum meliputi kelelahan ekstrem, batuk, sesak napas, masalah jantung dan pembuluh darah, sakit kepala, serta kesulitan berkonsentrasi. Saat ini, Long Covid belum memiliki gambaran klinis yang seragam.

Carsten Watzl, seorang imunolog dari Technische Universität Dortmund, menyatakan bahwa situasi bagi mereka yang terkena Long Covid tidak memuaskan. "Karena kita tidak mengetahui penyebab pastinya, kita juga tidak dapat menawarkan terapi dan penyembuhan yang tepat. Ini adalah area yang membutuhkan perhatian lebih," katanya.

Bagi siapa pun yang merasa mungkin terkena Long Covid, disarankan untuk menghubungi dokter umum mereka. Saat ini, sudah ada praktik khusus COVID-19 dan jam konsultasi khusus bagi mereka yang mengalami Long Covid di berbagai rumah sakit.

library_books Tagesschau