Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Delta Kembali Jadi Maskapai Terbaik Menurut Laporan Jurnal

Delta Airlines kembali meraih gelar sebagai maskapai terbaik dalam laporan ke-17 Jurnal, setelah berhasil menonjol di hampir semua kategori penilaian. Ini adalah kemenangan keempat berturut-turut bagi Delta dan yang ketujuh dari delapan tahun terakhir.

Delta merasa bangga dengan reputasinya yang kuat dalam hal keandalan dan layanan pelanggan. Mereka menunjukkan berbagai penghargaan ini melalui stiker yang dipasang di dekat pintu kabin pesawat. Karena kualitas layanan ini, tiket Delta sering kali dibanderol dengan harga lebih tinggi.

Dalam penilaian ini, sembilan maskapai besar di Amerika Serikat dinilai berdasarkan tujuh metrik operasional yang memiliki bobot yang sama. Metrik tersebut meliputi kedatangan tepat waktu, pembatalan penerbangan, keterlambatan lebih dari 45 menit, penanganan bagasi, keterlambatan di landasan, pembumpingan yang tidak diinginkan, serta pengaduan penumpang yang diukur oleh Departemen Transportasi. Maskapai Hawaiian Airlines tidak disertakan dalam penilaian ini karena fokusnya yang lebih regional.

Tahun lalu, terdapat berbagai drama yang cukup mengganggu kinerja maskapai di AS. Salah satunya, insiden yang melanda Alaska Airlines yang menyebabkan puluhan pesawat terpaksa grounded. Selain itu, terdapat upaya merger yang gagal antara JetBlue dan Spirit, serta kebangkrutan Spirit. Delta juga mengalami masalah dengan gangguan teknologi pada musim panas lalu. Di sisi lain, Southwest Airlines menghadapi tekanan dari investor dan mengumumkan akan beralih ke sistem penempatan kursi yang ditentukan. Semua ini terjadi di tengah padatnya penumpang dan kemacetan lalu lintas udara.

Berita baik untuk para penumpang adalah, meskipun terdapat berbagai tantangan, maskapai-maskapai dapat mempertahankan kinerja mereka dengan relatif baik. Mereka kehilangan lebih sedikit bagasi dibandingkan tahun sebelumnya. Lebih dari tiga per empat penerbangan tiba tepat waktu, sesuai dengan definisi pemerintah yang tergolong cukup luas, yang sebanding dengan tahun 2023. Pembatalan penerbangan tetap stabil. Namun, terdapat beberapa kelemahan, terutama dalam hal pembumpingan dan keterlambatan di landasan.

Dengan pencapaian ini, Delta Airlines menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi pilihan utama bagi banyak penumpang. Dengan terus meningkatkan layanan dan keandalan, Delta mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin di industri penerbangan.

library_books Wsj