Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Dampak Jika Kota Besar di Amerika Tidak Berkembang

Sebuah penelitian terbaru oleh Matthew Turner dan David Weil dari Universitas Brown menyimpulkan bahwa jika dari tahun 1900 hingga 2010 tidak ada wilayah perkotaan di Amerika yang berkembang menjadi lebih dari 1 juta penduduk, dampaknya tidak akan begitu signifikan.

Penelitian ini mengungkapkan bahwa meskipun banyak kota besar seperti London dan New York mengalami pertumbuhan yang pesat dan harga rumah yang melangit, Amerika mungkin tidak akan terlalu berbeda tanpa adanya metropol yang sangat besar.

Saat ini, banyak kota di dunia, termasuk di China, memiliki populasi yang jauh lebih besar daripada kota-kota di Amerika. Misalnya, China memiliki setidaknya enam kota yang lebih besar dari New York. Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah kota-kota besar sebenarnya terlalu dibesar-besarkan?

Menurut Turner dan Weil, meskipun kota besar sering dianggap sebagai pusat ekonomi dan budaya, keberadaan mereka tidak selalu berbanding lurus dengan kemajuan. Banyak faktor lain yang berkontribusi terhadap perkembangan ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.

Dengan tidak adanya kota besar yang melebihi 1 juta penduduk, mungkin struktur sosial dan ekonomi di Amerika tetap akan stabil, walaupun ada pergeseran dalam cara orang bekerja dan berinteraksi. Penelitian ini menantang pandangan umum tentang pentingnya ukuran kota dalam menentukan kesejahteraan dan kemajuan suatu negara.

Gambar: Getty Images

library_books Theeconomist