Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Ribuan Orang Berkumpul untuk Mengenang Korban Penyerangan di Aschaffenburg

ASCHAFFENBURG – Ribuan orang berkumpul untuk mengenang korban penyerangan yang terjadi di Aschaffenburg, Jerman. Sekitar 3.000 orang hadir di taman tempat terjadinya serangan tersebut, di mana seorang anak laki-laki berusia dua tahun dan seorang pria berusia 41 tahun tewas akibat serangan dengan pisau.

Kegiatan ini merupakan "stille Gedenken" atau pengingat yang tenang, seperti yang disampaikan oleh seorang juru bicara kepolisian. Mereka melaksanakan acara ini dengan penuh penghormatan dan tidak ada insiden lain yang dilaporkan selama pertemuan tersebut.

Penyerangan yang tragis ini terjadi pada hari Rabu siang, ketika seorang pria berusia 28 tahun asal Afghanistan secara tiba-tiba menyerang korban. Menurut Menteri Dalam Negeri Bayern, Joachim Hermann, serangan tersebut dilakukan secara acak dan terarah. Selain dua korban yang tewas, seorang gadis berusia dua tahun asal Suriah juga terluka parah dengan tiga luka di bagian leher akibat serangan dengan pisau dapur. Seorang pria berusia 72 tahun mengalami beberapa luka di bagian dada, dan seorang pendidik berusia 59 tahun mengalami patah tangan saat berusaha melindungi diri.

Ketiga korban yang terluka saat ini masih dirawat di rumah sakit, tetapi kabar terakhir menyebutkan bahwa mereka tidak lagi dalam keadaan kritis. Penyerang yang diduga akan dihadapkan pada tuduhan pembunuhan ganda dan percobaan pembunuhan juga sudah ditangkap. Pengadilan setempat memutuskan untuk menempatkan pria tersebut di rumah sakit jiwa, mengingat ia telah menunjukkan masalah kesehatan mental selama beberapa waktu.

Sebagai bagian dari proses berkabung, diadakan acara pemakaman di gereja Stiftskirche di Aschaffenburg pada hari Minggu. Acara tersebut dijadwalkan akan dihadiri oleh Menteri Presiden Bayern, Markus Söder, sebagai bentuk dukungan kepada keluarga korban dan masyarakat yang berduka.

Tragedi ini menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat setempat dan menyoroti pentingnya keamanan serta perhatian terhadap kesehatan mental dalam masyarakat.

library_books Tagesschau