Pada tanggal 23 Januari 2025, sekelompok penari dari grup tari Yingge mengadakan pertunjukan menarik di Distrik Chaoyang, Kota Shantou, Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan. Pertunjukan ini diadakan untuk merayakan Festival Xiaonian yang jatuh pada hari Kamis, serta untuk menyambut Tahun Baru China yang akan datang.
Festival Xiaonian adalah tradisi yang dirayakan di Tiongkok Selatan, yang menandai awal persiapan untuk Tahun Baru. Di Kota Shantou, grup tari Yingge tampil di jalanan, menghibur warga dengan penampilan yang penuh semangat. Tari Yingge, yang berarti "tari lagu pahlawan," adalah bentuk tarian rakyat yang sangat populer di Provinsi Guangdong. Tarian ini menggabungkan elemen opera, gerakan tari, dan seni bela diri.
Dalam pertunjukan tersebut, para penari mengenakan kostum berwarna-warni dan menampilkan berbagai gerakan yang energik. Tari Yingge tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga merupakan bagian penting dari budaya lokal yang telah dilestarikan dari generasi ke generasi.
Tari Yingge diakui sebagai salah satu warisan budaya tak benda nasional di Tiongkok dan telah terdaftar sebagai bagian dari warisan budaya yang harus dilindungi sejak tahun 2006. Masyarakat setempat sangat menghargai tarian ini dan sering mengadakan pertunjukan untuk memperkenalkan budaya mereka kepada generasi muda.
Dengan pertunjukan ini, warga Shantou tidak hanya merayakan Festival Xiaonian, tetapi juga menjaga tradisi yang telah ada sejak lama. Festival ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk berkumpul, merayakan, dan menantikan Tahun Baru dengan penuh harapan dan kebahagiaan.
Tari Yingge Festival Xiaonian Shantou Tahun Baru China