Pada hari Rabu, 16 Januari 2025, sebuah roket SpaceX berhasil lepas landas dari Kennedy Space Center, Florida. Roket Falcon 9 ini membawa dua pendarat yang dibuat secara pribadi dan sebuah rover mikro menuju bulan.
Peluncuran terjadi tepat pada pukul 01:09 waktu setempat (06:09 GMT) dan merupakan bagian dari misi untuk mengeksplorasi permukaan bulan. Pendarat yang dibawa roket ini adalah milik perusahaan Amerika, Firefly Aerospace, dan perusahaan Jepang, ispace.
Setelah mencapai orbit bulan, pendarat-pendarat tersebut akan terpisah dan melakukan eksplorasi secara mandiri. Salah satu dari pendarat tersebut, rover yang disebut "Blue Space" dari Firefly, diperkirakan akan membutuhkan waktu sekitar 45 hari untuk mencapai bulan setelah terpisah dari roket SpaceX.
Setibanya di bulan, rover ini akan melakukan berbagai aktivitas, seperti mengebor, mengumpulkan sampel, serta mengambil gambar sinar-X dari medan magnet Bumi. Menurut SpaceX, misi ini bertujuan untuk "memajukan penelitian untuk misi manusia di masa depan".
Peluncuran ini menandakan semakin banyaknya misi komersial yang dilakukan untuk mengeksplorasi bulan, seiring dengan meningkatnya minat terhadap eksplorasi luar angkasa.
Ini adalah langkah penting dalam sejarah eksplorasi luar angkasa, di mana perusahaan swasta semakin terlibat dalam misi-misi besar ini. Dengan adanya teknologi baru dan kerjasama internasional, kita dapat berharap banyak penemuan menarik di masa mendatang.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai misi komersial ke bulan, Anda dapat mengunjungi akun berita terkait.
(📸 EPA, Reuters)
SpaceX Falcon 9 bulan rover Firefly Aerospace ispace