Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Dua Direktur XL Axiata Mundur Bersamaan Setelah CEO Mengundurkan Diri

Jakarta, 11 Januari 2025 – Dua direktur PT XL Axiata Tbk (EXCL) mengundurkan diri secara bersamaan setelah mantan Presiden Direktur (Presdir) dan CEO perseroan, Dian Siswarini, juga mundur pada awal Desember lalu. Pengunduran diri ini terjadi dalam konteks persiapan merger perusahaan.

Direktur yang mengundurkan diri adalah Rico Usthavia Frans dan I Gede Darmayusa. Keduanya mengirimkan surat pengunduran diri pada 7 Januari 2024 dengan alasan pribadi. Rico Usthavia Frans menjabat sebagai direktur XL Axiata sejak Mei 2024 dan sebelumnya adalah Chief IT Digital Officer EXCL. Dia juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama dan Independen di beberapa perusahaan, termasuk PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk.

Sementara itu, I Gede Darmayusa telah menjabat di EXCL sejak 2020 dan memulai karirnya di perusahaan ini pada tahun 2017. Sebelum bergabung dengan XL Axiata, dia bekerja di PT Tower Bersama Infrastructure Tbk sebagai Chief Project & Implementation.

Manajemen EXCL menjelaskan bahwa permohonan pengunduran diri ini akan diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang akan diadakan dalam waktu dekat, sesuai dengan anggaran dasar perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Pengunduran diri Rico Usthavia Frans akan berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari RUPS, sementara pengunduran diri I Gede Darmayusa akan berlaku efektif pada saat aksi korporasi merger dinyatakan efektif," kata manajemen EXCL dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 8 Januari 2025.

Mundurnya kedua petinggi ini berkaitan dengan proses merger EXCL dengan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) dan PT Smart Telcom (ST). EXCL baru saja mengumumkan bahwa mereka telah mencapai kesepakatan definitif untuk melakukan merger, yang diperkirakan bernilai lebih dari Rp104 triliun atau sekitar USD6,5 miliar.

Setelah proses merger ini, akan terbentuk entitas telekomunikasi baru bernama PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk (XLSmart). Dalam penggabungan ini, EXCL akan tetap menjadi entitas yang bertahan, sedangkan Smartfren dan ST akan digabungkan menjadi bagian dari XLSmart.

library_books Idx Channel