Jakarta, 11 Januari 2025 – PT Hero Global Investment Tbk (HGII) telah resmi melantai di Bursa Efek Indonesia. Emiten yang memiliki kode saham HGII ini menerbitkan 1,3 miliar saham baru, yang setara dengan 20% dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana (IPO). Harga yang ditawarkan kepada publik adalah Rp200 per saham, sehingga perusahaan berhasil mengumpulkan dana segar mencapai Rp260 miliar.
Perusahaan ini bergerak di bidang usaha utama sebagai perusahaan holding yang fokus pada energi baru terbarukan. Dana yang diperoleh dari IPO ini akan digunakan untuk berbagai keperluan pengembangan usaha. Sekitar 66,82% dari dana tersebut akan disalurkan sebagai setoran modal kepada PT Siantar Sitanduk Energi, yang akan digunakan untuk mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kapasitas 25 MW di wilayah Sumatra Utara.
Selain itu, sekitar 31,45% dari dana hasil IPO juga akan dialokasikan untuk setoran modal kepada PT Multiprima Hidro Energi. Dana ini akan digunakan sebagai belanja modal untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) yang memiliki kapasitas 10 MW, juga di Sumatra Utara.
Sisanya, sekitar 1,73% dari dana IPO akan digunakan sebagai modal kerja perusahaan. Dana ini akan mendukung kegiatan usaha utama grup dan digunakan untuk pembayaran biaya operasional, termasuk kegiatan eksplorasi serta biaya untuk studi awal yang berkaitan dengan investasi dalam proyek energi baru terbarukan, seperti tenaga air, biomassa, biogas, dan tenaga surya.
Untuk mengetahui lebih lanjut tentang perkembangan ini, masyarakat dapat menyaksikan program Market Review yang dipandu oleh Prasetyo Wibowo pada Kamis, 9 Januari 2025, pukul 10.30 – 11.00 WIB. Program ini akan disiarkan secara langsung di IDX Channel dan juga dapat diakses melalui live streaming di www.idxchannel.com serta aplikasi IDX Channel TV yang tersedia di APPS store.
PT Hero Global Investment Bursa Efek Indonesia saham baru energi terbarukan