Pada bulan ini, warga Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, menunjukkan kreativitas mereka yang unik dan lucu. Bupati mereka, Alvin Akawijaya Putra, yang lahir di Jakarta dan lulusan Universitas Gadjah Mada, tiba-tiba menghilang selama hampir sebulan. Padahal, Alvin adalah pejabat muda yang terkenal karena kekayaannya dan latar belakangnya yang mewah.
Setelah dilantik oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Alvin tidak pernah terlihat lagi di kantor maupun acara resmi lainnya. Warga yang merasa khawatir pun berinisiatif melapor ke polisi. Mereka memasang poster bertuliskan "Orang Hilang" dengan foto Alvin di tiang listrik di pusat kota. Poster ini lucu dan menggemaskan, mirip iklan pencarian orang hilang, tapi versi unik warga Buton.
Wakil bupati pun memberi jawaban yang tak kalah lucu. Ia mengatakan bahwa Alvin tidak hilang, melainkan sedang dinas di Jakarta. Tapi, selama sebulan? Apakah sedang magang di kedai kopi atau ikut jaga malam di pelabuhan? Jawaban ini membuat warga semakin heran dan tertawa.
Ironisnya, Alvin yang seharusnya menjadi simbol generasi muda dan harapan daerah, malah jadi legenda urban. Kalau di dunia internet, pasti status WhatsApp-nya penuh emotikon jam pasir menandakan waktu yang lama ia hilang.
Warga Buton sangat kreatif dalam menghadapi situasi ini. Mereka membayangkan jika budaya melapor ke polisi ini jadi kebiasaan nasional. Bayangkan, anggota DPR yang tidur saat sidang, menteri yang suka keluar negeri, bahkan mantan pacar yang menghilang tanpa kabar, semua bisa dilaporkan hilang dan dibuat poster. Polisi pun harus bikin unit khusus untuk mencari pejabat, anggota DPR, atau bahkan mantan pacar yang hilang.
Akhirnya, Alvin Akawijaya Putra mungkin menjadi bupati paling dramatis di Indonesia. Meski tubuhnya tak terlihat, hati dan semangatnya tetap di daerah. Kalau hati bisa memperbaiki jalan rusak, membayar gaji pegawai, atau menurunkan harga ikan, mungkin Alvin bisa jadi bupati pertama yang memimpin dengan mode invisible.
Fenomena ini juga bisa menjadi inspirasi untuk sinetron baru berjudul "Cinta Hilang di Buton", yang dibintangi aktor muda yang tiba-tiba hilang dari lokasi syuting dan dicari ke mana-mana. Tapi, ini bukan fiksi, melainkan kenyataan politik yang lucu dan absurd. Rakyat menjadi sutradara, demokrasi sebagai produser, dan seluruh Indonesia sebagai penonton yang ikut terhibur.
Kalau fenomena poster orang hilang ini dibiarkan, bisa jadi ikon wisata baru di Buton. Turis datang bukan cuma untuk menikmati pantai dan budaya, tapi juga untuk foto selfie di bawah poster bupati yang hilang. Hashtag di Instagramnya bisa jadi #WhereIsMyBupati. Sungguh, Buton menemukan cara paling kreatif untuk dikenal dunia.
Bupati hilang warga polisi Buton viral kreatif