Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Polres Malang Ingatkan Masyarakat Tentang Sound Horeg

KABUPATEN MALANG – Fenomena hiburan jalanan berupa sound horeg semakin populer di Kabupaten Malang. Meskipun tidak dilarang, Polres Malang mengingatkan masyarakat untuk tidak menyalahgunakan hiburan ini. 

Hal ini disampaikan oleh Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo, yang menekankan pentingnya batasan agar kegiatan tersebut tidak merugikan masyarakat.

"Kami tidak dalam posisi melarang, tetapi kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Malang untuk menjaga ketertiban, kenyamanan, dan keamanan dalam setiap bentuk kegiatan, termasuk sound horeg," ujar Danang pada Jumat, (18/7/2025).

Kapolres menjelaskan bahwa sound horeg merupakan bentuk ekspresi dan hiburan bagi masyarakat. 

Namun, beberapa penyelenggaraan acara tersebut di lapangan ditemukan telah menyimpang dari tujuan awalnya. 

Misalnya, adanya pesta minuman keras, joget yang tidak senonoh, kerusakan fasilitas umum, hingga perkelahian antarwarga yang dapat menimbulkan korban jiwa.

"Kami tetap mengedepankan langkah preventif. Namun, jika terjadi pelanggaran hukum, kami akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Sementara itu, Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, menambahkan bahwa pihaknya aktif memantau dan memberikan edukasi kepada warga serta komunitas penyelenggara hiburan tentang potensi gangguan yang bisa ditimbulkan jika sound horeg tidak diawasi.

"Hiburan rakyat sah-sah saja. Namun harus tetap dalam koridor hukum dan norma sosial. Kami tidak ingin itu justru menjadi sumber konflik atau keresahan di tengah masyarakat," jelas, Bambang.

Ia juga mengimbau agar setiap pelaksanaan sound horeg dikoordinasikan dengan perangkat desa dan kepolisian setempat untuk mencegah potensi gangguan keamanan. "Kami tidak anti-hiburan. Namun, ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan warga tetap menjadi prioritas utama kami," tambahnya.

Polres Malang berkomitmen untuk membuka ruang komunikasi dengan penyelenggara kegiatan sound horeg. Tujuannya adalah untuk membangun sistem yang lebih tertib dan terkontrol.

"Upaya ini diharapkan bisa menyalurkan kreativitas masyarakat tanpa menciptakan kerawanan sosial. Dengan pendekatan persuasif namun tegas, Polres Malang mencoba mengedepankan solusi kolaboratif," tandasnya.

Fenomena sound horeg diharapkan tetap menjadi hiburan yang sehat dan tidak menimbulkan konflik atau pelanggaran hukum, meskipun sering kali menimbulkan polemik terkait dampaknya terhadap ketertiban umum.(mul)*

library_books Slamet Mulyono / Humas Polres